Dalam musran tersebut berhasil memilih H. Nurul Haq sebagai Ketua Tanfidziyah dan KM. Ihsan menjadi Rais Syuriah.
Ketua MWC NU Turi Kyai Mulyadi didampingi sekretarisnya Masyhuda menyatakan Musran PRNU Balun berjalan sesuai jadwal yang ditentukan, walaupun dengan hujan lebat Musran digelar dengan peserta mencapai quorum rapat.
"Selamat atas terpilihnya Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah yang baru, semoga kedepan bisa memajukan NU di Desa Balun," ujarnya.
Selain itu lanjut Kyai Mulyadi di Desa Balun ada dua ranting yaitu PRNU Desa Balun dan PRNU Dusun Ngangkrik.
Dalam aturan NU memang diatur struktur keorganisasian NU, yaitu ranting itu berbasis Desa dan anak ranting untuk Dusun, namun untuk Desa Balun dan Dusun Ngangkrik Desa Balun ini berbeda kondisinya dengan di desa lainnya.
"Kami sudah konsultasikan ke Cabang (PCNU Lamongan) bahwa untuk ranting di desa Balun ada dua ranting, yaitu PRNU Balun dan PRNU Ngangkrik karena letak geografisnya berjauhan jaraknya antara Desa Balun dan Dusun Ngangkrik Desa Balun", lanjutnya.
Ditegaskan Kyai Mulyadi kedua ranting di desa tersebut yang sudah berjalan selama ini, agar berjalan dan melanjutkan programnya kedepan untuk terus mengembangkan NU agar maslahat dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Terutama untuk PRNU Balun dengan heterogenitas beragam penduduknya, maka perlu strategi khusus yang menjadi tantangan dan semangat tersendiri dalam berjuang besarkan NU di Balun. (@mwcnuturi1926@gmail.com)
|
Media MWC NU Turi |
